Personel Polres Sintang Diberikan Penekanan Mengenai Judol, Narkoba, LGBT dan Kendaraan Bodong

Berita, polri406 Dilihat

SINTANG – Bidang Propam Polda Kalimantan Barat melaksanakan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) di lingkungan Polres Sintang, Rabu (5/2/2025) Pagi.

Penegakan tersebut dilakukan langsung oleh Kasubid Provos Bidpropam Polda Kalbar, AKBP Bibit Triyono meliputi pemeriksaan sikap tampang hingga tes urine kepada seluruh personel Polres Sintang.

“Gaktibplin ini merupakan fungsi kontrol terhadap personel Polri sehingga dapat menjaga kedisiplinan serta menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas Kepolisian”, kata AKBP Bibit Triyono.

AKBP Bibit juga memberikan penekanan kepada anggota polres sintang mengenai judi online, narkoba, LGBT dan kendaraan bodong. Sebab judi online menjadi sorotan mengingat dampak dan kerusakan yang dibawa tak hanya ada dikalangan masyarakat umum saja, melainkan hingga menyasar kepada personel Polri.

“Sudah banyak kasus kejadian akibat judi online, jangan sampai rekan-rekan hanya coba-coba nominal sekian buka akun, ingat ini sudah jadi penekanan pimpinan jika personel terlibat judol maka akan kita proses jika kedapatan”, tegasnya.

AKBP Bibit mengungkapkan penekanan selanjutnya datang dari penindakan terhadap penyalahgunaan narkotika yang diharapkan tidak ada personel yang terlibat dalam penggunaan narkoba.

“Jangan sampai di Sintang ini menjadi akses peredaran narkoba dimana anggota tau tapi tidak di proses seolah memberikan perlindungan, camkan itu!. Ingat rekan-rekan, saya tegaskan walaupun positif hanya sekali ancamannya tetap langsung PTDH”, ujar AKBP Bibit Triyono.

Selain itu, personel polres sintang juga diberikan pemahaman mengenai LGBT yang sangat dilarang dan harus menjadi peringatan bagi seluruh personel Polres Sintang. Sebab kasus LGBT menjadi salah satu penekanan dari pimpinan.

“Untuk kasus LGBT bagus jika di Sintang tidak ada, kita hanya mengingatkan, karena ada kemarin kita temukan di salah satu Polres, 2 orang langsung kita PTDH. Ini sudah warning, peringatan dari pimpinan terhadap tindakan penyimpangan LGBT tidak ada toleransi”, ucapnya.

Terakhir penekanan terkait kendaraan bodong juga disampaikan oleh AKBP Bibit agar para personel tidak bermain atau terlibat dengan sindikat serupa.

“Lebih bagus kita punya mobil butut tapi lengkap, daripada hasil bodong dan setelah apel ini kita akan cek sikap tampang serta tes urine kepada seluruh personel”, tutupnya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *