Helmi Buka Bimtek Pembuatan Proposal Dann LPJ Keuangan Penerima Dana Hibah

Uncategorized331 Dilihat

Fokuskalbar.com, Sintang – Pemerintah kabupaten sintang menggelar bimbingan teknis tentang tata cara pembuatan proposal permohonan pencairan dan laporan pertanggungjawaban keuangan bagi penerima bantuan dana hibah yang bersumber dari APBD kabupaten sintang tahun anggaran 2025, Selasa (18/11/2025) pagi di pendopo rumah jabatan bupati sintang.

Staf ahli bupati sintang, bidang perekonomian, pembangunan dan keuangan, helmi mengatakan bimtek ini memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan pemahaman kapasitas dan akuntabilitas penerima bantuan hibah yang bersumber dari dana APBD kabupaten sintang tahun anggaran 2025. “Pemerintah daerah berkewajiban memastikan bahwa setiap rupiah dana hibah yang disalurkan benar-benar tepat sasaran, transparan, tertib administrasi serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Helmi.

Ia menuturkan para penerima hibah juga memiliki tanggungjawab yang besar setelah menerima dana hibah dari pemerintah kabupaten sintang itu. Pertama menyusun proposal permohonan penerimaan dengan baik dan benar sesuai ketentuan peraturan perundang undangan. Kedua melaksanakan kegiatan sesuai tujuan hibah, ketiga menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan dan output kegiatan secara lengkap dan akuntabel, keempat patuh terhadap tata kelola dan prinsip-prinsip akuntabilitas publik.

“Melalui bimtek ini saya berharap kepada bapak dan ibu penerima hibah, dapat memperoleh pemahaman teknis yang konverhensif sehingga tidak ada lagi kesalahan administrasi, keterlambatan pengaduan, atau pun ketidaksesuaian laporan yang menghambat proses pencairan maupun pemeriksaan dikemudian hari,” tuturnya.

Helmi menjelaskan pengelolaan hibah yang baik bukan hanya untuk memenuhi aturan, tetapi juga sebagai bentuk tanggungjawab moral kepada masyarakat. Hibah ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendorong pembangunan sosial, keagamaan, pendidikan, ekonomi kerakyatan, seni budaya hingga peningkatan peran organisasi kemasyarakatan.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan bimtek ini dengan sungguh-sungguh, apabila belum memahami bertanya dengan lengkap dan sejelas-jelasnya. Kami tak ingin dikemudian hari terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” jelasnya.

Helmi menegaskan pentingnya transparansi pengelolaan dana hibah, pemanfaatan hibah untuk kepentingan masyarakat serta keterbukaan dalam pelaporan dan sinergi antara organisasi penerima hibah dengan pemerintah kabupaten sintang.

“Saya percaya dengan tata kelola yang baik hibah APBD kabupaten sintang tahun 2025 dapat menjadi instrument yang efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat pemberdayaan dan mendorong pembangunan daerah,” tutupnya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *