Fokuskalbar.com, Sintang – Dalam rangka mengantisipasi potensi kenaikan harga pangan strategis pasca perayaan natal serta menjelang tahun baru, bulog cabang sintang bersama pemerintah kabupaten sintang dan polres sintang melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (sidak) dan pemantauan harga secara langsung di sejumlah pasar tradisional, Rabu (31/12/2025).
Pimpinan bulog cabang sintang, Ahmad Aminudin mengatakan kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan sebagai upaya pengendalian dan pengawasan terhadap ketersediaan serta perkembangan harga bahan pangan strategis di tingkat pasar, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat pada periode pasca natal dan menjelang pergantian tahun baru.
“Sidak ini untuk melihat langsung perkembangan harga sembako di sejumlah pasar tradisional di kabupaten sintang. Selain itu, pemda dan bulog juga melihat apakah ada kenaikan harga sembako jelang tahun baru,” kata Ahmad Aminudin.
Tim gabungan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lapak pedagang serta berinteraksi dengan para pedagang. Hal itu dilakukan guna memperoleh data dan informasi faktual terkait kondisi stok, kelancaran distribusi, serta perkembangan harga komoditas pangan di lapangan.
“Adapun komoditas pangan strategis yang menjadi fokus pemantauan meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam, dan daging. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, secara umum ketersediaan pasokan pangan di sejumlah pasar tradisional di kabupaten sintang terpantau dalam kondisi cukup, dengan harga relatif stabil dan masih berada dalam kisaran yang wajar,” ungkapnya.
Selain pemantauan harga dan pasokan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan distribusi pangan berjalan dengan baik serta mencegah terjadinya potensi gangguan distribusi maupun praktik yang dapat memicu ketidakstabilan harga di pasar.
“Melalui pelaksanaan pemantauan secara langsung dan sinergi lintas instansi ini, diharapkan stabilitas harga serta ketersediaan pangan di kabupaten sintang, khususnya pasca natal dan menjelang tahun baru, dapat tetap terjaga dengan baik,” tutupnya. (tim)





